Saturday, April 17, 2010
Bila kau bergelar dai'e...
Bila kau bergelar DAIE, kau WAJIB sedar bahawa JIWAmu TAK BOLEH lama menjadi remaja… Bak kata Imam Al-Banna : “Tanggungjawab melebihi masa yang ada” dan TARBIYYAH yang bersalutkan ILMU dan CABARAN lah yang dapat menDEWASAkan kau…Tapi, cukupkah sekadar menerima TARBIYYAH??? Sampaikanlah pada yang lain… Bangunlah wahai SYABAB… Sedarlah wahai FATAYAT…Kalian bukan memulakan perjuangan.. Tapi kalian adalah mata-mata yang menyambung rantai perjuangan... Bangkitlah wahai diri!!
Saturday, April 3, 2010
sanah helwah ya ummi...
ibu..
kasih sayangmu harum umpama wangian syurga,
kan ku semat ia kukuh dalam sanubariku,
wajahmu yang bercahaya umpama bulan purnama,
sering mengganggu lenaku yang kini di perantauan orang..
ibuku..
segala nasihat yang kau hamparkan padaku,
kan ku semat dalam ingatanku,
kelembutan bicaramu menjadi peniup semangat,
hingga ke akhir hayatku..
ibu..
semoga nur kasih-Nya sentiasa bersama perjalanan hidupmu,
terima kasih di atas pengorbanan dan jerih perih membesarkanku..
dikaulah bidadari kayangan yang bertakhta di hatiku..
terima kasih ibuku..
kasih sayangmu harum umpama wangian syurga,
kan ku semat ia kukuh dalam sanubariku,
wajahmu yang bercahaya umpama bulan purnama,
sering mengganggu lenaku yang kini di perantauan orang..
ibuku..
segala nasihat yang kau hamparkan padaku,
kan ku semat dalam ingatanku,
kelembutan bicaramu menjadi peniup semangat,
hingga ke akhir hayatku..
ibu..
semoga nur kasih-Nya sentiasa bersama perjalanan hidupmu,
terima kasih di atas pengorbanan dan jerih perih membesarkanku..
dikaulah bidadari kayangan yang bertakhta di hatiku..
terima kasih ibuku..
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."
Zainab Al-Ghazali bersama bukunya bertajuk 'Return of the Pharoah'Ada sebuah kisah menarik yang pernah terjadi di suatu negeri pada tahun 1965. Peristiwa ini, perlulah dijadikan pengajaran terutamanya untuk kaum muslimat. Di waktu itu, hiduplah seorang aktivis muslimah yang menyeru manusia kepada Allah SWT. Namanya Zainab Al-Ghazali.
Dia adalah seorang da'ei wanita yang cukup gigih dalam dakwahnya. Dalam hidup sehariannya, yang ada didalam fikirannya hanyalah bagaimana menyebarkan kebajikan dan membimbing manusia ke jalan yang benar. Dia memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam. Ketajaman kata-katanya dalam berdakwah membuat dia harus berhadapan dengan pemimpin negeri ini yang zalim pada saat itu.
Zainab Al-Ghazali pun telah menjalani fasa-fasa penyiksaan. Meremang bulu roma di saat mendengar kisahnya. Meski demikian, keyakinanannya akan pertolongan Allah swt., kelazatan iman yang dirasakannya, serta tekad yang membaja membuat ia terus bersabar. Pada Ogos 1965, Rumah Zainab Al-Ghazali digeledah oleh beberapa tentara, tanpa ada izin terlebih dahulu.
Tatkala ia meminta diperlihatkan surat penggeledahan, mereka menjawab, "Surat tugas yang mana, hai orang gila! Kami sekarang dalam masa, dimana kami bebas melakukan apa saja yang kami kehendaki terhadap kamu." Tanpa penjelasan lain yang menjadi bukti, mereka terus mengheret Zainab Al-Ghazali keluar rumah dan dibawa dengan kereta. Tanpa pembelaan, muslimah yang tekun beribadah ini terus dimasukkan ke penjara. Namun dia tetap sabar dan mengharap pahala dari Allah swt. atas ujian yang diterimanya itu. Ia dimasukkan ke dalam ruangan penjara bernombor 24. Berikut adalah cerita pengalaman beliau sepanjang berada didalam penjara:
"Sebuah pintu ruangan yang sangat gelap dibuka, lalu aku dimasukkan kedalamnya. Dan ketika ruangan itu telah menelan diriku, aku mengucapkan, "Bismillah As-salamu'alaikum." Kemudian, pintu itu ditutup kembali. Setelah itu, lampu yang sangat terang dinyalakan dengan tiba-tiba. Ini dimaksudkan untuk menyiksa diriku. Ruangan itu dipenuhi oleh beberapa anjing. Aku tidak mengetahui berapa jumlahnya. Aku pejamkan kedua mataku dan aku letakkan kedua tanganku didadaku, kerana ketakutan yang mencekam. Lalu aku dengar suara pintu dikunci dengan rantai dan gembok besar. Anjing-anjing itu terus menyerangku dan mengigit sekujur tubuhku, kepalaku, kedua tanganku, dadaku, punggungku dan di seluruh bagian tubuhku kurasakan tusukkan taring-taring anjing.
Sakit sekali. Tatkala aku mencuba membuka mata untuk melihat, maka dengan segera kupejamkan kembali kerana ketakutan yang sangat. Lalu kuletakkan kedua tanganku di bawah kedua ketiakku, sambil menyebut asma-asma Allah swt. (Asmaul Husna), mulai dari kata, "Ya Allah, Ya Allah..." Satu per satu nama agung Allah kubaca. Sementara anjing-anjing tiada berhenti mengigit tubuhku. Tusukkan taringnya kurasakan di kepalaku, pundakku, punggungku, dadaku, dan disekujur tubuhku.
Saat itu saya berdo'a kepada Allah swt. dengan mengatakan, "Ya Allah sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, hingga melupakan selain-Mu. Sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, wahai Tuhanku. Wahai zat Yang Maha Esa, wahai zat Yang menjadi tempat bergantung. Bawalah aku dari alam kasar (dunia) ini. Sibukkanlah aku agar tidak mengingat seluruh hal selain-Mu. Sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, bawalah aku di hadirat-Mu. Berilah aku ketenangan yang sempurna dari-Mu. Liputilah aku dengan pakaian kecintaan-Mu. Berikanlah kepadaku rezeki mati syahid dijalan-Mu. Karunikanlah kepadaku kecintaan yang tulus kepada-Mu, keridhaan pada (ketentuan)-Mu dan Ya Allah, teguhkanlah diriku, sebagaimana keteguhan yang dimiliki oleh para ahli tauhid ya Allah!"
Doa tersebut kuucapkan, sementara binatang-binatang buas itu tidak berhenti menusukkan taringnya disekujur tubuhku. Detik demi detik, minit demi minit dan jam demi jam pun berlalu. Tiba-tiba pintu ruanganku terbuka, lalu aku dikeluarkan dari kamar. Aku membayangkan, bahawa pakaian putih yang kukenakan telah berlumuran darah. Itulah yang saya rasakan dan bayangkan bahwa anjing-anjing itu benar-benar telah mengigitku. Akan tetapi, betapa terkejutnya aku. Seolah-olah pakaianku tidak terkena sesuatu apapun, dan seolah-olah tiada satu pun taring yang menembus tubuhku. Mahasuci Engkau ya, Allah. Sesungguhnya Dia selalu bersamaku dan selalu mengawasiku. Ya Allah, apakah aku ini layak mendapatkan kurnia dan kemuliaan dari-Mu. Ya, Tuhanku bagimu segala puji. Semua itu kuucapkan di dalam hatiku. Para penjaga penjara hairan ketika mengetahui bahawa anjing-anjing tidak merobek-robek tubuhku.
Saya tidak mengetahui mengapa mereka amat hairan menyaksikan hal seperti itu. Bukankah Allah swt. telah berfirman,"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (Muhammad: 7)
Ini adalah peristiwa nyata yang terjadi semasa kekejaman pemerintahan. Peristiwa itu merupakan pertolongan yang diberikan Allah kepada Zainab Al-Ghazali, wanita muslimah tersebut. Mereka tidak berhenti melakukan penyiksaan kepada wanita muslimah ini. Hari demi hari berganti, bulan demi bulan teru berjalan dan tahun-tahun pun berganti. Namun, Zainab tetap terkurung didalam penjara dan menerima berbagai macam penyiksaan, tanpa kesalahan yang jelas.
Wahai saudaraku muslimah yang mulia, ini adalah realiti yang dialami oleh sebahagian saudarimu seaqidah yang tersebar di berbagai belahan bumi. Meski demikian, Zainab Al-Ghazali tetap bersabar dan mengharap pahala dari Allah, Dzat Yang Maha tinggi dan Maha kuasa. Ia selalu tegar kerana sangat yakin bahawa pertolongan Allah swt. pasti datang. Demikianlah, kekuatan iman itu dapat menimbulkan berbagai hal yang menakjubkan, sulit untuk dicerna oleh pemikiran manusia.
Pengorbanan Zainab Al-Ghazali
www.iluvislam.com
oleh: ainsHakirEen
j.i.h.a.d
Wahai kaum muslimin
Mari kita berjihad
Fisabilillah Fisabilillah
Menegak kalimah Allah
Mengumpulkan tenaga
Bersatu menegak jemaah
Bermottokan iman
Berjuang bersama - sama
Menuju kematlamatnya
Perjuangan tidak dapat elak dari ujian
Sunnatulloh yang pasti datang
Tapi itu asam garam perjuangan
Agar Allah sentiasa di dalam ingatan
Wahai kaum muslimin
Jangan takut dan gentar
Menegakkan yang haq
Memberentasi yang salah
Wahai kaum muslimin
Jangan tunggu - tunggu lagi
Mari susun barisan
Membenteras kemungkaran
Ayuh mari bersama berganding bahu
Dengan semangat waja bertindak segera
Ayuh jangan tunggu - tunggu lagi
Penat tidak akan menunggu kita
Menegakkan meruah agama
Melaksanakan semuanya..
~ayuh kita boikot barangan israel!!
Mari kita berjihad
Fisabilillah Fisabilillah
Menegak kalimah Allah
Mengumpulkan tenaga
Bersatu menegak jemaah
Bermottokan iman
Berjuang bersama - sama
Menuju kematlamatnya
Perjuangan tidak dapat elak dari ujian
Sunnatulloh yang pasti datang
Tapi itu asam garam perjuangan
Agar Allah sentiasa di dalam ingatan
Wahai kaum muslimin
Jangan takut dan gentar
Menegakkan yang haq
Memberentasi yang salah
Wahai kaum muslimin
Jangan tunggu - tunggu lagi
Mari susun barisan
Membenteras kemungkaran
Ayuh mari bersama berganding bahu
Dengan semangat waja bertindak segera
Ayuh jangan tunggu - tunggu lagi
Penat tidak akan menunggu kita
Menegakkan meruah agama
Melaksanakan semuanya..
~ayuh kita boikot barangan israel!!
Indahnya hidup
Alangkah indahnya hidup ini
Bila seisi didunia
Dibawah naungan Islam
Dan pembela agama kebenaran
Alangkah indahnya hidup ini
Insan berkelana kembali
Pemimpin menjadi payung
Dari panas mentari
Diwaktu itu pasti terjadi ulama menerangi alam
Si kaya menabur bakti membantu perjuangan Ilahi
Alangkah indahnya hidup ini
Pemudanya memagar negeri
Pemudi tiang negara
Pertahankan keamanan dunia
Oh... alangkah indahnya
Jika ia menjadi nyata
Bersama kita berdoa
Moga segera ia terjadi
~indah imaginasi..tanpa perjuangan yang hakiki,tak kan semuanya menjadi realiti..
Bila seisi didunia
Dibawah naungan Islam
Dan pembela agama kebenaran
Alangkah indahnya hidup ini
Insan berkelana kembali
Pemimpin menjadi payung
Dari panas mentari
Diwaktu itu pasti terjadi ulama menerangi alam
Si kaya menabur bakti membantu perjuangan Ilahi
Alangkah indahnya hidup ini
Pemudanya memagar negeri
Pemudi tiang negara
Pertahankan keamanan dunia
Oh... alangkah indahnya
Jika ia menjadi nyata
Bersama kita berdoa
Moga segera ia terjadi
~indah imaginasi..tanpa perjuangan yang hakiki,tak kan semuanya menjadi realiti..
Wednesday, March 10, 2010
secebis ingatan
Bismillahi wal hamdulillah..
Terlalu banyak nikmat untuk ku syukuri pada hari ini..dengan nikmat iman dan Islam yang masih Allah kekalkan pada hari ini menguatkanku untuk terus sabar dalam melakukan ketaatan..tanggungjawab,amanah,mehnah dan tribulasi..itulah kehidupan..perlu dihadapi dengan sabar dan redha..ujian tanda kasih sayang Allah..menguji tahap keimanan,membina jiwa orang-orang yang beriman..alhamdulillah ala kulli hal..
Entri kali ini ditujukan khas buat leha yang bakal memasuki alam universiti tidak lama lagi,juga mungkin berguna buat sesiapa sahaja yang bakal bergelar mahasiswa..pertamanya,ucapan tahniah buat leha yang berjaya menitiskan air mata gembira sebagai hadiah berharga buat mak dan abah..mabruk alaik!!semoga leha terus berjaya dan dapat menyumbangkan sesuatu untuk kemenangan Islam pada masa akan datang..
Wahai adikku..
Realiti kini,suasana pembelajaran di kebanyakan universiti di Malaysia adakalanya tidak menggambarkan peribadi orang berilmu..mahasiswa yang sepatutnya menjadi agen perubah masyarakat telah bertukar situasinya..hati ibu bapa dilanda kerisauan bila anak yang dibesarkan selama ini memasuki alam universiti kerana di sana terlalu banyak dugaan dan pengaruh sosial yang membimbangkan hati..namun tidak dinafikan juga kedapatan mahasiswa yang membawa masyarakat ke arah perubahan yang positif selaras dengan kehendak syariat..tak perlu untuk kakak huraikan dengan panjang sebab kakak yakin leha tahu hakikat ini..cuma selebihnya terpulang pada leha untuk memilih antara dua selaku kita orang yang beragama Islam..
Adikku yang sangat disayangi..
Hari ini kakak ingin membawa leha berfikir untuk menyumbang sesuatu untuk kemenangan Islam di negara kita suatu hari nanti..peluang yang bakal leha nikmati nanti adalah kesempatan yang sangat berharga yang tidak patut untuk disia-siakan..formula yang telah diberi oleh Rasullalah mudah sahaja.."kalau kita ingin melihat negara kita pada masa akan datang,litahlah pemudanya pada hari ini"..
Cukuplah setakat disini dahulu nasihat dari kakak buat leha pada kali ini..untuk entri akan datang kakak akan cuba bawakan apa maksud pada memberi dengan sebanyak-banyaknya untuk agama Allah s.w.t..
~menulis untuk menyampaikan apa tidak mampu dikatakan dalam perbualan~
selamat beramal =)
Terlalu banyak nikmat untuk ku syukuri pada hari ini..dengan nikmat iman dan Islam yang masih Allah kekalkan pada hari ini menguatkanku untuk terus sabar dalam melakukan ketaatan..tanggungjawab,amanah,mehnah dan tribulasi..itulah kehidupan..perlu dihadapi dengan sabar dan redha..ujian tanda kasih sayang Allah..menguji tahap keimanan,membina jiwa orang-orang yang beriman..alhamdulillah ala kulli hal..
Entri kali ini ditujukan khas buat leha yang bakal memasuki alam universiti tidak lama lagi,juga mungkin berguna buat sesiapa sahaja yang bakal bergelar mahasiswa..pertamanya,ucapan tahniah buat leha yang berjaya menitiskan air mata gembira sebagai hadiah berharga buat mak dan abah..mabruk alaik!!semoga leha terus berjaya dan dapat menyumbangkan sesuatu untuk kemenangan Islam pada masa akan datang..
Wahai adikku..
Realiti kini,suasana pembelajaran di kebanyakan universiti di Malaysia adakalanya tidak menggambarkan peribadi orang berilmu..mahasiswa yang sepatutnya menjadi agen perubah masyarakat telah bertukar situasinya..hati ibu bapa dilanda kerisauan bila anak yang dibesarkan selama ini memasuki alam universiti kerana di sana terlalu banyak dugaan dan pengaruh sosial yang membimbangkan hati..namun tidak dinafikan juga kedapatan mahasiswa yang membawa masyarakat ke arah perubahan yang positif selaras dengan kehendak syariat..tak perlu untuk kakak huraikan dengan panjang sebab kakak yakin leha tahu hakikat ini..cuma selebihnya terpulang pada leha untuk memilih antara dua selaku kita orang yang beragama Islam..
Adikku yang sangat disayangi..
Hari ini kakak ingin membawa leha berfikir untuk menyumbang sesuatu untuk kemenangan Islam di negara kita suatu hari nanti..peluang yang bakal leha nikmati nanti adalah kesempatan yang sangat berharga yang tidak patut untuk disia-siakan..formula yang telah diberi oleh Rasullalah mudah sahaja.."kalau kita ingin melihat negara kita pada masa akan datang,litahlah pemudanya pada hari ini"..
Cukuplah setakat disini dahulu nasihat dari kakak buat leha pada kali ini..untuk entri akan datang kakak akan cuba bawakan apa maksud pada memberi dengan sebanyak-banyaknya untuk agama Allah s.w.t..
~menulis untuk menyampaikan apa tidak mampu dikatakan dalam perbualan~
selamat beramal =)
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)